Ternyata Minum Kopi Bisa Perpanjang Usia

Ternyata Minum Kopi Bisa Perpanjang Usia – Selama bertahun-tahun, para dokter telah mengingatkan masyarakat untuk menghindari konsumsi kopi, karena kopi bisa meningkatkan resiko penyakit jantung serta menghambat pertumbuhan tubuh.

Baca juga : Ternyata Ini Arti Warna Celemek yang Dikenakan Barista Starbucks

Para ahli juga mengatakan kalau kopi bisa memberikan efek buruk pada saluran pencernaan sehingga memicu sakit maag, mulas, dan juga penyakit lainnya. Tetapi ternyata di luar itu semua, kopi memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Bahkan, penelitian yang dilakukan baru-baru ini menyatakan kalau mengkonsumsi kopi secara rutin bisa memperpanjang usia.

Sampai saat ini, sudah banyak penelitian yang menunjukkan keuntungan meminum kopi secara rutin dengan cara yang tepat. Selain bisa mencegah penyakit parkinson, kopi juga bisa mengurangi resiko diabetes tipe 2, gangguan jantung, stroke, dan bisa mencegah pikun dan alzheimer. Hal itu mungkin sedikit banyak bisa menjelaskan mengapa peminum kopi bisa membuat hidup lebih lama dari mereka yang tidak.

Baru-baru ini ada 2 penelitian terbaru yang dipublikasikan di Annals of Internal Medicine yang mengatakan kalau pengkonsumsian kopi bisa memperpanjang umur. Pertama, penelitian terbesar yang pernah dilakukan terhadap kopi yang melibatkan lebih dari 520,000 orang di 10 negara di Eropa, menyimpulkan kalau kopi bisa mengurangi resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung, kanker, diabetes, penyakit pernapasan, stroke, dan penyakit ginjal.

Penelitian kedua lebih berfokus pada populasi yang beragam, terdiri dari Afrika-Amerika, Jepang-Amerika, dan Latin, yang diikuti oleh 185,000 orang dengan rata-rata usia 16 tahun. Dalam penelitian itu, mereka yang meminum satu gelas (240 ml) kopi per hari, dibandingkan dengan mereka yang tidak, memiliki resiko 12% lebih rendah terhadap penyakit mematikan tertentu, dan mereka yang meminum 3 gelas sehari memiliki resiko 18% lebih rendah.

Di sisi lain, 2 penelitian yang melibatkan banyak orang tersebut tak menyebutkan kalau mereka yang tak meminum kopi akan memiliki umur yang lebih pendek. Dan walaupun penelitian tadi menyenangkan hati para peminum kopi, mereka tetap harus mengkonsumsi kopi dalam batas wajar, karena bagi sebagian orang, kopi juga bisa memiliki efek samping seperti menyebabkan agitasi, detak jantung yang tak teratur, dan masalah saluran pencernaan.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, disarankan untuk meminum kopi satu gelas (berukuran sekitar 240 ml) per hari.

Ternyata Ini Arti Warna Celemek yang Dikenakan Barista Starbucks

Ternyata Ini Arti Warna Celemek yang Dikenakan Barista Starbucks – Ketika memesan segelas minuman di gerai Starbucks, kamu akan dilayani oleh beberapa orang barista. Dan biasanya, kamu akan disambut oleh seorang barista yang bertugas mencatat pesanan serta mengurus pembayaran. Setelah kamu menerima struk pembayaran, kamu hanya perlu duduk manis sambil menunggu kopi pesananmu selesai diracik oleh barista lainnya.

Baca juga : 4 Cara Presiden Jokowi Tingkatkan Industri Kopi Lokal

Setiap kali ke Starbucks, pernahkah kamu memperhatikan warna celemek yang dikenakan oleh barista yang ada di sana?

Sebagian besar pasti menjawab hijau. Ya, warna hijau memang sudah menjadi ikon Starbucks sejak pertama kali dibuka. Dengan gerainya yang tersebar di 75 negara dunia, ada lebih dari 300.000 barista yang mengenakan celemek hijau ini setiap harinya.

Tapi sadarkah kamu, kalau ada juga barista Starbucks yang mengenakan celemek hitam?

Kami yakin, kamu asti cukup sering bertemu dengan barista yang mengenakan celemek ini. Lalu apa bedanya celemek hijau dan hitam yang dikenakan oleh barista? Apakah celemek ini memiliki arti tertentu?

Nyatanya, memang ada perbedaan antara keduanya.

Celemek hitam hanya dikenakan oleh barista yang sudah lulus ujian Coffee Master yang diadakan oleh Starbucks. Tes Coffee Master sendiri akan menguji pengetahuan karyawan mengenai kopi.

Mulai dari jenis kopi, jenis peralatan, teknik seduh, tes tertulis, sampai kemampuan berinteraksi yang baik. Jumlah pengalaman di lapangan juga akan diperhitungkan.

Dan uniknya, banyak orang yang selama ini salah kaprah terkait penyebutan gelar ‘barista’ di gerai kopi Starbucks. Karyawan yang becelemek hijau seharusnya dipanggil dengan sebutan ‘partner’, bukan barista.

Gelar barista hanya diberikan pada karyawan pemegang celemek hitam. Tetapi, banyak orang yang tidak tahu dan menyamaratakan sebutan untuk keduanya.

Selain celemek hitam, ternyata masih ada celemek yang memegang posisi tertinggi di kalangan barista Starbucks, lho. Adalah celemek cokelat, yang hanya dimiliki oleh 5 orang barista terbaik seluruh Indonesia.

Barista pemegang celemek cokelat secara otomatis memegang gelar sebagai Starbucks Coffee Ambassador.

Indonesia Akan Menjadi Produsen Kopi Terbesar Kedua di Dunia

Indonesia Akan Menjadi Produsen Kopi Terbesar Kedua di Dunia – Saat ini Indonesia masih menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia dengan ada di peringkat keempat. Peringkat pertama masih diduduki oleh Brasil, lalu disusul secara berturut-turut Vietnam dan Kolombia di peringkat 2 dan 3.

Baca juga : Kopi Luwak Asli Wonosalam Jombang yang Nikmatnya Terkenal Hingga Luar Negeri

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menganggap produksi kopi Indonesia masih bisa ditingkatkan. Untuk saat ini, Kementerian Pertanian mencatat produksi kopi Indonesia mencapai 643.857 ton per tahun. Dan dari jumlah itu, sebanyak 73,57 persen atau 473.672 ton merupakan jenis kopi robusta sementara sisanya sebanyak 26,43 persen atau 170.185 ton adalah kopi arabika.

“Yang nomor satu dunia itu Brasil, peringkat 2 Vietnam, kemudian Kolombia, lalu Indonesia. Nah ini ke depan doakan akan ubah ada dua hal pertama adalah varietas harga yang bagus adalah itu arabika harganya lagi bagus dua kali lipat,” ujar Amran.

Amran mengatakan, pemerintah akan terus meningkatkan produksi kopi Indonesia. Dengan begitu, Amran optimistis Indonesia akan menjadi raja produsen kopi terbesar kedua di dunia, menggeser Vietnam.

“Sekarang ini kan produksi kita 0,6 ton kami ingin naikkan 1 ton, kita akan bertengger di posisi nomor dua dunia. Enggak usah dulu 2 ton, 1 ton aja dulu. Kalau kita kejar dulu kita berada pada posisi 2 dunia,” terangnya.

Selain itu, pemerintah juga mempunyai strategi untuk meningkatkan produksi kopi jenis Arabika. Alasannya, permintaan pasar dunia untuk kopi arabika jauh lebih besar jika dibandingkan robusta.

“Robusta itu harganya di bawah sedangkan kita robusta itu 90 persen kami akan turunkan, kita upayakan 50 persen turun populasinya. Kita tingkatkan populasi arabika kemudian dorong arabika kemudian robusta turunkan komposisinya,” ucap Amran.

Untuk merealisasikan rencananya ini, Kementan akan mengajak Kementerian Pertanian Vietnam. Indonesia hanya sekadar ingin mengetahui bagaimana cara Vietnam meningkatkan produksi kopi mereka.

“Kami diskusi dengan mereka (Vietnam) kami sampaikan. Ada delegasi dari Indonesia empat sampai 6 orang khusus untuk melihat bagaimana produktivitasnya di sana. Tahu produktivitas mereka? 2,8 sampai 2,5 sampai 3 ton per hektare. Ingat karet dulu kita ajari mereka, sekarang kita gantian,” tandas Amran.

Cara Mudah Melepaskan Diri dari Kecanduan Kopi

Cara Mudah Melepaskan Diri Dari Kecanduan Kopi – Bagi sebagian orang, kecintaan terhadap kopi telah berubah jadi sebuah keterikatan. Sudah banyak orang yang merasa kecanduan kopi. Jika tidak minum kopi sehari saja, rasanya tubuh langsung uring-uringan. Biasanya, orang yang kecanduan kopi akan merasakan gejala seperti sakit kepala, gelisah, suasan hati buruk, sampai sulit untuk bisa fokus.

Baca juga : Apakah Minum 3 Cangkir Kopi Sehari Bisa Memperpanjang Usia?

Lalu, apa yang menjadikan kopi sebagai sebuah minuman yang bisammebuat seseorang kecanduan?

Adalah kafein, zat kimia yang menjadi penyebabnya. Kandungan zat kimia yang satu ini bisa kamu temukan alam tanaman kopi.

Kafein mampu menstimulasi saraf pusat yang ada dalam otak kamu. Dengan mengonsumsi kopi, kamu biasanya akan jadi lebih segar, waspada, berenergi, dan mampu berkonsentrasi dengan lebih baik. Disamping rasanya yang khas dan nikmat, inilah yang menjadi alasan mengapa kopi sangat disukai oleh banyak orang.

Jika sudah terbiasa mengonsumsi banyak kopi setiap hari, otak manusia biasanya akan langsung beradaptasi dengan terjadinya perubahan gelombang pada otak. Sama seperti obat, dosis kafein yang diperlukan oleh tubuh juga akan meningkat seiring waktu, alias kebal.

Dan jika kamu terbiasa mengonsumsi 2 cangkir kopi setiap hari, bukan tidak mungkin dosis kopi itu akan terus meningkat. Secara perlahan, dosisnya bisa bertambah menjadi tiga, empat, hingga lima cangkir kopi.

Manusia sebaiknya tak mengonsumsi lebih dari 200mg kafein atau 2 cangkir kopi dalam sehari. Lalu jika terlanjur kecanduan, apa yang harus kamu lakukan untuk menguranginya?

Kamu bisa mencoba unutk mengurangi jumlah kopi yang kamu konsumsi secara perlahan. Contoh sederhana, jika kamu biasa meneguk 4 cangkir kopi setiap hari, cobalah untuk menguranginya jadi 3 cangkir saja.

Terus lakukan hal yang sama selama kurang lebih 2 minggu. Jika berhasil, baru lanjut ke tahap berikutnya menjadi 2 cangkir sehari.

Kamu bisa terus mengurangi jumlah kopi hingga tidak meminum sama sekali. Jika kamu merasa sulit, mungkin kamu bisa mengganti kecanduan itu dengan mengunyah permen karet rendah gula. Setidaknya, hal ini akan sedikit membantu mengalihkan perhatianmu.

Jika sukses membabat habis kecanduan terhadap kafein, apakah masih boleh mengonsumsi kopi?

Jawabannya adalah boleh. Semuanya tergantung dari pengendalian dan kontrol diri kamu. Sebaiknya, kamu hanya mengonsumsi kopi pada saat membutuhkan saja. Selamat mencoba!

Ternyata 30 Menit Sebekum Olahraga Jadi Waktu Terbaik Minum Kopi

Ternyata 30 Menit Sebelum Olahraga Jadi Waktu Terbaik Minum Kopi – Kapan biasanya kamu menikmati segelas kopi, pada pagi hari? Sore hari? Atau malam hari?

Ternyata, waktu untuk menikmati kopi juga harus ditentukan. Kita tidak boleh asal memilih waktu, karena bukannya menyehatkan dan mendapatkan manfaaat, tapi kopi yang kalian minum malah bisa berakibat buruk pada hormon yang ada dalam tubuh.

Bacaj juga : Gunakan Biji Kopi Lokal, Jokowi Puji Kedai Kopi Tuku

Hormon Kortisol merupakan hormon yang dibuat oleh dua kelenjar adrenal dan hormon ini berperan sangat penting bagi tubuh. Kortisol berperan untuk membantu menjaga tekanan darah, fungsi kekebalan tubuh serta proses anti-inflamasi tubuh.

Saat pagi hari setelah seseroang bangun tidur, Kortisol akan berada di tingkat tertinggi. Dan kafein akan berpengaruh terhadap produksi jumlah kortisol di dalam tubuh, sehingga hormon kortisol diproduksi oleh tubuh jauh lebih sedikit saat di pagi hari.

Ini yang menjadi alasan yang menyebabkan meminum kopi pada pagi hari selepas bangun tidur bukan sebuah pilihan yang tepat, karena tubuh akan menjadi lesu dan tak bertenaga.

Seorang ahli gizi dari Australia, Lyndi Cohen memberikan tips waktu yang tepat untuk meminum segelas kopi hangat.

Seperti yang dilansir dari Dailymail, Cohen menyarankan untuk meminum kopi di saat tingkat hormon kortisol dalam tubuh berada level rendah. Jam 10.00 sampai jam 12.00 merupakan waktu terbaik untuk meminum secangkir kopi, karena pada waktu ini hormon kortisol sedang berada di level rendah.

Cohen juga mengatakan untuk melanjutkan meminum kopi dengan makan siang yang sehat, karena penyerapan kafein pada tubuh setiap orang berbeda-beda.

“Setiap orang memiliki toleransi tubuh yang berbeda pada kafein. Tapi sebagai pedoman umum, hindari meminum kopi enam jam sebelum kamu tidur,” ujar Cohen.

Meminum kopi sebelum melakukan olahraga juga menjadi waktu terbaik kafein diserap oleh tubuh. Bahkan beberapa studi pun mengatakan kalau meminum kopi 30 menit sebelum olahraga bisa meningkatkan performa serta tingkat energi yang didapat.

“Kopi secara cepat diserap oleh aliran darah. Kafein akan meningkatkan tingkat metabolisme sebanyak tiga sampai 11 persen sehingga tubuh akan membakar lemak lebih cepat,” ungkap Cohen.

Cohen pun menuturkan untuk membatasi konsumsi kopi dengan tak melebihi 400 mg per hari. Tapi, dikarenakan daya serap tubuh tiap orang berbeda, Cohen menyarankan agar mengecek kesanggupan tubuh masing-masing dalam meminum kopi per harinya.