Inilah 4 Alasan Kenapa Harus Minum Espresso

Inilah 4 Alasan Kenapa Harus Minum Espresso – Banyak orang yang tak pernah mau menikmati espresso. Ada banyak sekali alasan yang diberikan, mulai dari rasanya yang sangat pahit sampai ukurannya yang kecil sehingga tak bisa dinikmati secara perlahan-lahan.

Baca juga : Apakah Minum Kopi Setiap Hari Bisa Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Padahal jika kamu tahu, espresso merupakan minuman paling sakral setidaknya bagi masyarakat Italia. Bahkan untuk secangkir espresso yang kamu anggap kecil itu, kedai-kedai kopi di Italia penuh oleh antrean manusia yang mendamba menikmati espresso untuk memulai hari mereka.

Lalu kenapa seharusnya setiap orang paling tidak harus bisa menikmati espresso sekali seumurnya. Apa pentingnya espresso yang kecil ini? Berikut jawabannya.

1. Espresso ‘Dasar’ dari Minuman Kopi

Kamu suka menikmati cappuccino, cafe latte, macchiato, flat white dan piccolo latte-mu? Dear, semua minuman kegemaranmu itu bergantung penuh kenikmatannya pada espresso. Espresso yang nikmat menghasilkan jenis minuman kopi turunannya dengan tak kalah nikmat. Jangan kira peranan espresso tidak penting bagi minuman bersusu. Dan oleh karena itu, untuk mengetahui kenikmatan espresso kamu harus mencoba espresso-nya langsung. At least once in the life time.

2. Espresso Tak Melulu Pahit Saja

Ini adalah alasan paling kuat agar kamu mau mencoba espresso. Jangan kira espresso itu hanya satu rasa yaitu pahit saja. Mari sama-sama menikmati espresso dari beragam house blend dan single origin agar kamu tahu dan takjub bahwa espresso memang benar tak hanya pahit saja. Saya sendiri pernah mencoba espresso yang rasanya fruity sekali atau justru spicy dan manis sekali. Awalnya agak shock juga karena saya kira espresso pastilah pahit. Sejak saat itu saya tidak berkeberatan memesan espresso di beragam kedai kopi. Karena menurut saya seperti layaknya kopi, espresso sebagai produk kopi juga memiliki banyak ragam rasa.

3. Espresso Memiliki Kalori Rendah

Sedang diet tapi butuh kopi? Espresso adalah menu yang sudah jelas harus kamu pilih. Di antara jenis minuman kopi lainnya, si espresso ini yang paling rendah kalorinya. Jadi jika kamu membutuhkan energi yang penuh karena kafein tapi menimbang-nimbang perkara kalori yang ada di dalamnya maka espresso adalah jawabannya.

4. Espresso Itu Cepat Saji

Well, meski tak secepat kopi instan atau kopi tubruk, setidaknya espresso tidak memakan waktu bermenit-menit untuk disajikan. Juga bisa dinikmati dalam sekali teguk. Pas untuk kamu yang mungkin sedang terburu-buru dan tak punya waktu menikmati kopi pelan-pelan.

Apakah Minum Kopi Setiap Hari Bisa Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Apakah Minum Kopi Setiap Hari Bisa Mengurangi Resiko Penyakit Jantung – Sekelompok ilmuwan yang berasal dari Amerika Serikat mengklaim kalau mereka telah menemukan bukti kalau kopi memberikan efek perlindungan dari risiko gagal jantung dan juga stroke. Menurut penelitian, setiap cangkir kopi yang diminum setiap minggunya, akan menurunkan kemungkinan gagal jantung sampai 7 persen dan menurunkan risiko stroke sampai 8 persen.

Baca juga : Sore-sore Ngopi di Bikun Coffee yang Unik

Studi yang dilakukan oleh American Heart Association ini mengumpulkan 12.000 orang dewasa di Framingham Heart Study untuk melihat bagaimana kebiasaan makan dan minum berpengaruh pada kesehatan jantung.

Dari penelitian ini, terlihat bahwa semakin bertambahnya usia maka risiko penyakit jantung dan stroke memang bertambah, namun, pada mereka yang meminum kopi, resiko penyakit tersebut ternyata lebih rendah daripada yang tidak meminum kopi.

Apakah ini berarti para pecinta kopi lebih terhindar dari penyakit mematikan tersebut?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, para peneliti yang terlibat memperingatkan agar para pembaca hasil riset mereka, bahwa mereka sendiri “belum yakin apakah yang menyehatkan itu adalah kopinya, kandungan di dalamnya, atau perilaku peminum ketika menikmati kopi.”

Belum Tentu Meminum Kopi Menurunkan Risiko Penyakit

Data yang didapatkan dari hasil observasi hanya menunjukan hubungan antara konsumsi kopi dan gagal jantung dan stroke. Namun, penelitian ini belum bisa membuktikan bahwa kopi benar-benar bisa menurunkan risiko penyakit.

Penelitian tersebut menunjukan bahwa peminum kopi memiliki angka kemungkinan menderita penyakit jantung dan stroke lebih rendah, namun hasil ini belum membuktikan kalau meminum kopi memang menurunkan risiko penyakit.

Apabila kamu seorang perokok, tentu meminum kopi sambil merokok justru menambah bahaya dan risiko terkena penyakit. Kafein bisa meningkatkan tekanan darah, sehingga bagi perokok yang juga peminum kopi, maka akan memiliki resiko darah tinggi yang lebih besar. Namun, kebiasaan ini tidak berpengaruh pada bertambahnya resiko penyakit jantung.

Beberapa manfaat lain dari mengkonsumsi kopi adalah menurunkan risiko diabetes, kanker prostat, kanker hati, dan umur panjang. Karena itu, meskipun belum terbukti secara ilmiah kalau kopi mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, kamu tetap bisa merasakan manfaat lain dari meminum secangkir kopi setiap hari.

Sudahkah kamu minum kopi hari ini?

Di London, Kopi Akan Jadi Bahan Bakar Bus

Di London, Kopi Akan Jadi Bahan Bakar Bus – Siapa yang menyangka kopi yang kita nikmati setiap hari bisa menjadi bahan bakar? Hal itulah yang akan terjadi di London, Inggris.

Minuman sejuta umat itu akan menjalankan mesin bus-bus di jalanan ibu kota tanah kelahiran David Beckham itu.

Baca juga : Menteri BUMN Kampanyekan Kopi Saat Berkunjung ke Papua

Akan tetapi jangan salah, yang digunakan sebagai bahan bakar bukanlah kopi konsumsi sehari-hari, tapi minyak dari ampas kopi yang diubah menjadi biofuel.

Bio-bean, adalah perusahaan teknologi asal Inggris yang memproduksi biofuel tersebut. Mereka mengatakan telah memproduksi minyak ampas kopi yang cukup untuk mengoperasikan satu bus selama setahun.

Butuh 2,55 juta cangkir ampas kopi untuk menghasilkan daya bagi sebuah bus London dalam satu tahun. Sejauh ini, 6.000 liter bahan bakar dari kopi telah diproduksi.

Sebenarnya, biofuel telah digunakan untuk mengoperasikan sekitar 9.500 bus yang ada di London. Akan tetapi, ini adalah biofuel pertama yang berbahan dasar ampas kopi dan akan diterapkan di kendaraan umum.

Menurut Bio-bean, penduduk London menghasilkan 200 ribu ton ampas kopi per tahun. Ini merupakan potensi besar bagi bahan bakar baru ini. Ampas kopi yang digunakan diambil dari kedai kopi dan pabrik kopi instan.

Bus tidak perlu modifikasi untuk dapat menggunakan bahan bakar ini. Harapannya, penggunaan biofuel ini dapat mengurangi emisi gas dari transportasi umum London yang tingkat polutannya sudah mengkhawatirkan.

Usai Mengonsumsi Kopi Mengapa Jantung Berdebar-debar

Usai Mengonsumsi Kopi Mengapa Jantung Berdebar-debar? Ketika Anda meminum secangkir kopi pagi Anda, Anda bisa mengharapkan beberapa manfaat kopi. Anda mungkin mulai merasa lebih waspada dan terjaga, bahkan bisa meningkatkan konsentrasi Anda.

Kafein dalam kopi merupakan stimulan, yang mempercepat sistem saraf pusat serta membuat jantung Anda berdetak lebih cepat.

Hal itu tentu sangat baik dengan catatan dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Jika berlebihan, tentu akan tak baik bagi kesehatan dan salah satunya bisa membuat denyut jantung lebih cepat.

Mengapa demikian? Jumlah kafein yang berlebihan, bisa memicu saraf simpati untuk melepaskan energi dari otot dan kemudian meningkatkan aliran darah dengan membuat jantung berdebar lebih cepat.

Untuk kondisi itu, sebagian tak berbahaya, tapi alangkah baiknya jika Anda tetap mewaspadainya apabila kondisi ini terus berulang. Karena khawatir gejala Anda mungkin menjadi pertanda masalah kesehatan.

Penyebab Umum Jantung Berdebar Lebih Cepat

Secara umum, peningkatan detak jantung bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti :

– menstruasi
– demam tinggi
– menopause (masa berakhirnya menstruasi karena faktor usia)
– mengkonsumsi jenis obat tertentu
– respon emosional berlebihan
– perubahan hormon kehamilan- melakukan olahraga berat
– mengkonsumsi alkohol

Bagaimana Kafein Bekerja ?

Saat Anda mengkonsumsi kafein, ini akan memicu reaksi berantai untuk merangsang otak, jantung serta paru-paru Anda. Bayangkan efek ini seperti versi permainan sendiri dari “telepon”.

Kafein pertama kali menghalangi pemecahan utusan kimia yang disebut phosphodiesterase, atau PDE, menurut “Scientific American.” Karena PDE memecah utusan kedua yang disebut siklik adenosin monofosfat, atau cAMP, ini meningkatkan jumlah cAMP yang tersedia di tubuh Anda.

Hasilnya adalah stimulasi neurotransmiter seperti norepinephrine dan epinefrin, yang juga dikenal sebagai adrenalin.

Norepinephrine secara khusus menargetkan hati Anda, membuat kontrak jantung Anda lebih kuat dan cepat. Hasilnya bisa jadi jantung yang terasa seolah-olah berdebar kencang.

Sensitivitas Kafein

Kafein bisa mempengaruhi orang yang berbeda dengan cara yang berbeda, yang mungkin bisa menjelaskan mengapa Anda bisa meminum secangkir kopi secukupnya dan tak merasakan efek tunggal, sementara teman Anda tampak gelisah.

Pria mungkin lebih rentan terhadap efek kafein daripada wanita, tapi tetap tergantung pada seberapa banyak Anda biasanya mengkonsumsi.

Misalnya, jika Anda jarang minum secangkir kopi tapi suatu saat minum satu cangkir besar kopi, Anda mungkin mengalami debur jantung karena tubuh Anda tak terbiasa dengan jumlah kafein yang signifikan.

Moderasi Kafein

Jika kafein mempunyai kecenderungan untuk membuat jantung Anda berdegup kencang, kemungkinan Anda terlalu banyak mengkonsumsinya secara berlebihan.

Misalnya, mengkonsumsi antara 500 hingga 600 miligram kafein per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko detak jantung berdebar, mudah tersinggung, sakit perut dan gugup.

Jumlah ini kira-kira setara dengan 5 – 8 cangkir kopi yang diseduh setiap hari. Untuk mengurangi kemungkinan efek samping ini, konsumsi kafein secukupnya saja, yaitu sekitar 200 – 300 miligram kafein per hari. Ini kira-kira setara dengan 2 – 4 cangkir kopi yang diseduh per hari.

Efek Jantung Berdebar Lebih Cepat

Kafein bisa mulai bereaksi segera setelah 15 menit setelah dikonsumsi, menurut National Sleep Foundation. Tubuh Anda membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk memecah setengah kafein di tubuh Anda, yang berarti mungkin diperlukan beberapa saat agar efek jantung berdebar hilang.

Jika Anda memiliki gejala lain yang dapat mengindikasikan kondisi yang lebih serius, seperti rasa sakit yang meluas ke satu lengan, ketidakmampuan untuk menahan napas, sakit kepala yang berdebar-debar atau kehilangan kesadaran, segera dapatkan perawatan medis. Ini bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius dan membutuhkan perhatian medis.

Tips Atasi Jantung Berdebar Cepat Setelah Minum Kopi

– Duduk di atas kursi kemudian angkat kedua kaki melebihi letak jantung pada tubuh Anda
– Melakukan manuver valsava (memencet hidung dan mulut ditutup, tahan sebentar lalu keluarkan nafas secara perlahan melalui hidung)
– Memperbanyak minum air putih
– Istirahat dalam waktu cukup
– Tidak mengkonsumsi obat sembarangan

Ternyata Kafein Memicu Hasrat Untuk Konsumsi Makanan Manis

Ternyata Kafein Memicu Hasrat Untuk Konsumsi Makanan Manis – Apakah kamu termasuk ke dalam golongan orang yang wajib mengonsumsi kopi di pagi hari? Jika ya, sebaiknya kamu mulai mempertimbangkan kebiasaan yang satu ini.

Baca juga : Ternyata Minum Kopi Bisa Perpanjang Usia

Karena berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Journal of Food Science, mengonsumsi kafein akan membuat kamu ingin mengonsumsi gula. Agaknya, inilah yang jadi alasan mengapa kamu cenderung ingin mengunyah camilan manis sehabis menyesap secangkir kopi.

Bagaimana bisa?

Penelitian ini dilakukan terhadap 2 kelompok orang yang diminta untuk mengonsumsi secangkir kopi biasa dan kopi decaf tanpa diberi tahu urutannya.

Untuk kamu yang belum paham, decaf merupakan istilah yang diberikan untuk kopi yang kadar kafeinnya jauh lebih rendah daripada kopi biasa. Jika kopi biasa rata-rata mengandung 85 miligram kafein, maka decaf hanya mengandung 15 – 30 mg kafein saja.

Selesai mengonsumsi kopi, mereka diminta untuk menilai kadar kemanisan gula yang diletakkan pada sebuah cangkir. Dan hasilnya?

Peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi biasa menganggap gula pasir tersebut kurang manis. Reaksi ini cukup kontras jika dibandingkan dengan kelompok decaf, yang menilai kalau gula itu memiliki kadar kemanisan yang normal.

Kesimpulannya adalah kafein bisa membuat indera perasa kamu jadi lebih tumpul selama beberapa saat. Dengan lidah yang berada dalam kondisi tumpul, kamu cenderung berusaha mencari kudapan atau makanan yang lebih manis.

Tetapi jangan khawatir, karena efek tumpul pada lidah ini tidak bertahan terlalu lama. Jadi, jangan buru-buru mencari camilan manis sehabis mengonsumsi kopi, ya! Karena selain bisa membuat gula darah naik, kamu juga berpotensi mengalami kegemukan.