Menteri BUMN Kampanyekan Kopi Saat Berkunjung ke Papua

Menteri BUMN Kampanyekan Kopi Saat Berkunjung ke Papua – Menteri BUMN Rini M Soemarno mengagendakan kunjungan atau pemantauan pembangunan ekonomi terutama dari aspek pemerataan di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) di Provinsi Papua. Prioritas kunjungannya adalah meninjau program keadilan sosial penyetaraan harga kebutuhan pokok.

Baca juga : Kandang Kopi, Kedainya Kopi Giras Surabaya di Bangkalan

Seperti yang dilansir Antara, kunjungan Rini ke Papua akan menyambangi tiga kabupaten, yaitu Puncak Jaya, Jayawijaya dan Kabupaten Pegunungan Bintang. Dari berbagai kegiatan dalam kunjungannya kali ini, Menteri BUMN menaruh perhatian khusus pada pengembangan kopi oleh petani Papua.

“Rencananya Menteri BUMN akan berdialog dengan dua kelompok peserta pelatihan budi daya dan pasca-panen kopi dari sentra Distrik Yagara dan Distrik Wolo, sekaligus berdialog dengan masyarakat,” ucap Kepala Humas Pemkab Jayawijaya Meitty W Nahuway.

Rini juga dijadwalkan meninjau kebun kopi dan menyerahkan alat pengupas dan pengering buah kopi Arabika untuk para petani kopi di Jayawijaya. Sementara di Kabupaten Puncak Jaya, Rini bersama dengan masyarakat direncanakan mendeklarasikan “Bangga Menyeduh Kopi Papua”.

Dalam kunjungannya yang terdahulu ke Jayawijaya di bulan Agustus, Menteri BUMN mengajak petani lokal untuk meningkatkan jumlah produksi kopi Arabika supaya pendapatan mereka juga bisa meningkat atau lebih baik dari sebelumnya. Dari hasil diskusi bersama petani kopi saat itu, terungkap kendala yang menghambat petani kopi ialah sulitnya akses pemasaran.

“Salah satu permasalahannya adalah biaya angkut ke kota itu cukup mahal. Nah ini sedang kita carikan jalan agar masyarakat Jayawijaya bisa mendapat keuntungan yang lebih baik,” ujar Meitty.

Di luar kampanye kopi Papua, Rini juga akan meninjau program penyetaraan harga produk-produk BUMN. Seperti penurunan harga tiga bahan pokok oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI, penyetaraan harga semen oleh PT Semen Indonesia (Persero), program BBM Satu Harga, serta branchless banking yang menjadi program Bank Mandiri.

Tren Minum Kopi Akan Tetap Eksis 10 Tahun ke Depan di Kalangan Milenial

Tren Minum Kopi Akan Tetap Eksis 10 Tahun ke Depan di Kalangan Milenial – Kemunculan novel sekaligus film Filosofi Kopi karya Dewi Lestari di tahun 2014 dianggap sebagai awal mula munculnya tren minum kopi di masyarakat Indonesia. Film yang dikemas dengan sangat baik itu menyajikan bagaimana cara paling tepat untuk kopi.

Baca juga : Cupping, Cara Baru KBRI Seoul Untuk Rayu Para Buyer Kopi

Terhipnotis dengan penayangan film Filosofi Kopi, banyak masyarakat yang kemudian mulai mencoba untuk mencicipi nikmatnya secangkir kopi hitam persis seperti yang diperagakan oleh karakter utama di film itu.

Padahal jika menarik mundur kebelakang, kopi hitam hanya dinikmati oleh orang yang benar-benar sebagai penikmat kopi sejati. Dan tak terlihat anak muda yang menyentuh minuman yang satu ini.

Kevin Soemantri, seorang pemerhati kuliner dan gaya hidup mengakui fakta itu.

“Dulu itu kopi hanya diminum oleh mereka yang benar-benar menyukai kopi, tapi sejak kemunculan film Filosofi Kopi, semua kalangan mulai dari anak muda bahkan yang berusia 16 tahun terlihat sudah mulai minum kopi,” ungkap Kevin saat dijumpai kumparan (kumparan.com) di bilangan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Selama 4 tahun lamanya, tren minum kopi mewabahi masyarakat Indonesia, tidak terkecuali kalangan milenial. Dan Kevin memprediksi jika tren ini tidak akan pudar sampai 10 tahun kedepan.

Bahkan ia juga menilai, tren minum kopi akan menjadi sebuah kebiasaan yang berujung pada pembentukan karakter masyarakat yang tidak bisa lepas dari secangkir kopi.

“Dimulai dari coba-coba, lama-lama jadi suka dan terbiasa, lalu kebiasaan inilah yang akan menjadi karakter. Jadi, saya memprediksi akan ada suatu masa di mana orang tak bisa hidup tanpa kopi karena bagaimanapun tren yang sudah menjadi kebiasaan tak akan bisa dilepaskan dari gaya hidup,” ujar Kevin.

Pria yang juga pernah menjadi kontestan Masterchef Indonesia season pertama ini menjelaskan budaya masyarakat Indonesia yang telah gemar minum kopi dari dahulu mendukung tren ini sehingga kepopuleran kopi diperkirakan tidak akan termakan oleh zaman.

Menjadi salah satu produsen biji kopi terbesar di dunia juga dikatakan Kevin sebagai alasan kenapa tren minum kopi ini masih bertahan sampai saat ini, bahkan mengalami perkembangan yang sangat pesat.

“Indonesia adalah gudangnya biji kopi, seperti kopi aceh, toraja, bali dan lain-lain. Jadi, karena sumbernya ada, perkebunannya ada dimana-mana serta didukung dengan budaya minum kopi yang telah ada sejak zaman dahulu membuat saya semakin yakin jika tren ini akan terus berkembang hingga 10 tahun mendatang,” ujarnya.

Industri kopi yang sedang berkembang dinilai Kevin sebagai tanda yang menunjukkan kalau saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai mencintai produk lokal karena kebanyakan biji kopi yang dipakai adalah biji kopi yang berasal dari Indonesia. Hal ini tentu membanggakan mengingat industri kopi bisa memajukan serta menyejahterakan para petani kopi yang ada di Indonesia.

“Seiring dengan kecintaan masyarakat pada kopi sama saja dengan menumbuhkan ketertarikan mereka pada produk lokal. Karena minum kopi yang berasal dari biji kopi asli Indonesia sama saja dengan mencintai budaya negeri sendiri,” pungkasnya.

Langkah Jitu Untuk Membuat Kopi Susu yang Enak

Langkah Jitu Untuk Membuat Kopi Susu yang Enak – Kopi menjadi salah satu minuman favorit masyarakat yang bisa dinikmati dalam berbagai kesempatan. Contohnya seperti event komunitas, event musik dan lain-lain. Kopi yang memiliki cita rasa yang lezat pasti selalu dicari. Apakah kamu tahu bagaimana cara membuat kopi susu yang enak? Di rumah pun kita bisa menyajikan secangkir kopi susu yang enak jika kita tahu seperti apa cara tepat membuatnya.

Baca juga : Vietnam Jadi Raja Kopi Terbesar Kedua Dunia Usai Belajar dari RI

Atau kamu mungkin sedang berencana untuk membuat usaha kedai kopi, pastinya kamu akan dituntut untuk bisa menyajikan kopi yang lezat untuk para konsumen bukan? Kopi susu merupakan menu yang umum ada di kedai kopi. Karena itu, Anda perlu memahami cara membuat kopi susu yang enak dan mantap.

Langkah-langkah tepat untuk menyajikan kopi yang enak akan kami bahas dalam artikel ini. Tetapi sebelumnya persiapkan dulu bahan-bahan yang dibutuhkan. Bahan pertama pastinya adalah kopi secukupnya. Kita akan membuat secangkir kopi hitam. Jadi siapkan kopi hitam dengan kekentalan yang sesuai selera Anda. Di sini disarankan 1 sendok makan saja, lalu gula jika Anda ingin rasa kopi tidak terlalu pahit, 2 cangkir air matang dan satu lagi adalah susu coklat bubuk 1/2 sendok teh untuk memberikan cita rasa yang lebih lezat.

Selanjutnya untuk cara membuat kopi susu yang enak dan mantap, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Didihkan air dengan api sedang, dan apabila hampir matang masukkan kopi ke dalam air lalu aduk sampai mendidih. Lanjutkan dengan memasukkan susu bubuk coklat.

2. Siapkan saringan kopi yang berasal dari kain halus, lalu 2 mug ukuran sedang. Tuang kopi yang telah dididihkan tadi ke dalam 1 mug dan saring ke mug yang satunya lagi. Dalam hal ini tekniknya adalah angkat mug tinggi-tinggi saat menyaring dan lakukan berkali-kali sampai mengeluarkan sedikit busa.

3. Terakhir siapkan 1 cangkir lagi dan isi dengan gula. Lalu saring kembali kopi untuk yang terakhir ke dalam cangkir yang telah berisi gula.

4. Untuk lebih menarik dan menambah cita rasanya, bisa ditambahkan dengan grande sesuai selera.

Nah, selain itu ada beberap tips dalam membuat kopi susu yang enak dan mantap supaya kelezatannya lebih maksimal. Lebih disarankan untuk memakai kopi yang belum digiling. Jadi giling sendiri agar kopinya lebih fresh. Lalu, supaya rasa pahit di kopi bisa hilang, beri sedikit garam pada cangkir untuk memberikan rasa gurih. Selain itu, setelah merebus, diamkan air dulu selama kurang lebih 20 detik sebelum ditambahkan dengan kopi.

Usai Mengonsumsi Kopi Mengapa Jantung Berdebar-debar

Usai Mengonsumsi Kopi Mengapa Jantung Berdebar-debar? Ketika Anda meminum secangkir kopi pagi Anda, Anda bisa mengharapkan beberapa manfaat kopi. Anda mungkin mulai merasa lebih waspada dan terjaga, bahkan bisa meningkatkan konsentrasi Anda.

Kafein dalam kopi merupakan stimulan, yang mempercepat sistem saraf pusat serta membuat jantung Anda berdetak lebih cepat.

Hal itu tentu sangat baik dengan catatan dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Jika berlebihan, tentu akan tak baik bagi kesehatan dan salah satunya bisa membuat denyut jantung lebih cepat.

Mengapa demikian? Jumlah kafein yang berlebihan, bisa memicu saraf simpati untuk melepaskan energi dari otot dan kemudian meningkatkan aliran darah dengan membuat jantung berdebar lebih cepat.

Untuk kondisi itu, sebagian tak berbahaya, tapi alangkah baiknya jika Anda tetap mewaspadainya apabila kondisi ini terus berulang. Karena khawatir gejala Anda mungkin menjadi pertanda masalah kesehatan.

Penyebab Umum Jantung Berdebar Lebih Cepat

Secara umum, peningkatan detak jantung bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti :

– menstruasi
– demam tinggi
– menopause (masa berakhirnya menstruasi karena faktor usia)
– mengkonsumsi jenis obat tertentu
– respon emosional berlebihan
– perubahan hormon kehamilan- melakukan olahraga berat
– mengkonsumsi alkohol

Bagaimana Kafein Bekerja ?

Saat Anda mengkonsumsi kafein, ini akan memicu reaksi berantai untuk merangsang otak, jantung serta paru-paru Anda. Bayangkan efek ini seperti versi permainan sendiri dari “telepon”.

Kafein pertama kali menghalangi pemecahan utusan kimia yang disebut phosphodiesterase, atau PDE, menurut “Scientific American.” Karena PDE memecah utusan kedua yang disebut siklik adenosin monofosfat, atau cAMP, ini meningkatkan jumlah cAMP yang tersedia di tubuh Anda.

Hasilnya adalah stimulasi neurotransmiter seperti norepinephrine dan epinefrin, yang juga dikenal sebagai adrenalin.

Norepinephrine secara khusus menargetkan hati Anda, membuat kontrak jantung Anda lebih kuat dan cepat. Hasilnya bisa jadi jantung yang terasa seolah-olah berdebar kencang.

Sensitivitas Kafein

Kafein bisa mempengaruhi orang yang berbeda dengan cara yang berbeda, yang mungkin bisa menjelaskan mengapa Anda bisa meminum secangkir kopi secukupnya dan tak merasakan efek tunggal, sementara teman Anda tampak gelisah.

Pria mungkin lebih rentan terhadap efek kafein daripada wanita, tapi tetap tergantung pada seberapa banyak Anda biasanya mengkonsumsi.

Misalnya, jika Anda jarang minum secangkir kopi tapi suatu saat minum satu cangkir besar kopi, Anda mungkin mengalami debur jantung karena tubuh Anda tak terbiasa dengan jumlah kafein yang signifikan.

Moderasi Kafein

Jika kafein mempunyai kecenderungan untuk membuat jantung Anda berdegup kencang, kemungkinan Anda terlalu banyak mengkonsumsinya secara berlebihan.

Misalnya, mengkonsumsi antara 500 hingga 600 miligram kafein per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko detak jantung berdebar, mudah tersinggung, sakit perut dan gugup.

Jumlah ini kira-kira setara dengan 5 – 8 cangkir kopi yang diseduh setiap hari. Untuk mengurangi kemungkinan efek samping ini, konsumsi kafein secukupnya saja, yaitu sekitar 200 – 300 miligram kafein per hari. Ini kira-kira setara dengan 2 – 4 cangkir kopi yang diseduh per hari.

Efek Jantung Berdebar Lebih Cepat

Kafein bisa mulai bereaksi segera setelah 15 menit setelah dikonsumsi, menurut National Sleep Foundation. Tubuh Anda membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk memecah setengah kafein di tubuh Anda, yang berarti mungkin diperlukan beberapa saat agar efek jantung berdebar hilang.

Jika Anda memiliki gejala lain yang dapat mengindikasikan kondisi yang lebih serius, seperti rasa sakit yang meluas ke satu lengan, ketidakmampuan untuk menahan napas, sakit kepala yang berdebar-debar atau kehilangan kesadaran, segera dapatkan perawatan medis. Ini bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius dan membutuhkan perhatian medis.

Tips Atasi Jantung Berdebar Cepat Setelah Minum Kopi

– Duduk di atas kursi kemudian angkat kedua kaki melebihi letak jantung pada tubuh Anda
– Melakukan manuver valsava (memencet hidung dan mulut ditutup, tahan sebentar lalu keluarkan nafas secara perlahan melalui hidung)
– Memperbanyak minum air putih
– Istirahat dalam waktu cukup
– Tidak mengkonsumsi obat sembarangan

Ternyata Kafein Memicu Hasrat Untuk Konsumsi Makanan Manis

Ternyata Kafein Memicu Hasrat Untuk Konsumsi Makanan Manis – Apakah kamu termasuk ke dalam golongan orang yang wajib mengonsumsi kopi di pagi hari? Jika ya, sebaiknya kamu mulai mempertimbangkan kebiasaan yang satu ini.

Baca juga : Ternyata Minum Kopi Bisa Perpanjang Usia

Karena berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Journal of Food Science, mengonsumsi kafein akan membuat kamu ingin mengonsumsi gula. Agaknya, inilah yang jadi alasan mengapa kamu cenderung ingin mengunyah camilan manis sehabis menyesap secangkir kopi.

Bagaimana bisa?

Penelitian ini dilakukan terhadap 2 kelompok orang yang diminta untuk mengonsumsi secangkir kopi biasa dan kopi decaf tanpa diberi tahu urutannya.

Untuk kamu yang belum paham, decaf merupakan istilah yang diberikan untuk kopi yang kadar kafeinnya jauh lebih rendah daripada kopi biasa. Jika kopi biasa rata-rata mengandung 85 miligram kafein, maka decaf hanya mengandung 15 – 30 mg kafein saja.

Selesai mengonsumsi kopi, mereka diminta untuk menilai kadar kemanisan gula yang diletakkan pada sebuah cangkir. Dan hasilnya?

Peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi biasa menganggap gula pasir tersebut kurang manis. Reaksi ini cukup kontras jika dibandingkan dengan kelompok decaf, yang menilai kalau gula itu memiliki kadar kemanisan yang normal.

Kesimpulannya adalah kafein bisa membuat indera perasa kamu jadi lebih tumpul selama beberapa saat. Dengan lidah yang berada dalam kondisi tumpul, kamu cenderung berusaha mencari kudapan atau makanan yang lebih manis.

Tetapi jangan khawatir, karena efek tumpul pada lidah ini tidak bertahan terlalu lama. Jadi, jangan buru-buru mencari camilan manis sehabis mengonsumsi kopi, ya! Karena selain bisa membuat gula darah naik, kamu juga berpotensi mengalami kegemukan.