Manfaat dan Khasiat Kopi Gingseng

Manfaat dan Khasiat Kopi Gingseng

Sebagai penikmat kopi sachet dan juga kopi tubruk, rasanya belum lengkap kalau belum mencoba kopi ginseng kuat CNI yang punya sejarah panjang di Indonesia. Boleh jadi, kopi ginseng CNI inilah kopi premium pertama yang saya kenal dari mulut ke mulut.

Kekuatan marketing khas Indonesia from mouth to mouth itulah yang menjadikan kopi ginseng CNI punya branding kuat di kalangan pria yang membutuhkan stamina dan vitalitas terutama dengan beban pekerjaan yang semakin berat dewasa ini.

Apalagi saat dilanda stress dan pekerjaan yang berat, daya tahan imun bisa terganggu dan mudah terserang penyakit. Salah satu cara yang dianjurkan adalah dengan minum jamu dan vitamin. Sayangnya tidak semua orang suka jamu, tapi jangan khawatir karena hampir semua pria suka ngopi.

Khasiat Kopi Gingseng:

  1. Ginseng sangat terkenal di Korea Selatan sebagai salah satu rempah untuk menjaga kesehatan dan kesuburan pria dewasa.
  2. Ginseng juga bisa membantu menghilangkan stres karena mengandung aroma terapi yang bisa menenangkan.
  3. Ginseng sangat baik untuk melancarkan peredaran darah sehingga pikiran lebih lancar.
  4. Ginseng juga memiliki manfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh atau daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
  5. Ginseng juga membantu penderita insomnia. Kendala sulit tidur berasal dari beberapa sebab seperti beban pikiran, stress dan juga aliran peredaran darah yang kurang lancar.
  6. Ginseng juga berkhasiat untuk meningkatkan vitalitas pria dewasa.
  7. Ginseng baik untuk pencernaan apalagi dengan meminum kopi ginseng pada pagi hari membantu siklus buang air menjadi lebih teratur.

Inilah informasi mengenai Khasiat Kopi Gingseng yang telah kami rangkum dan kami simpulkan, telah selesai kami jabarkan kepada anda. Semoga artikel si atas dapat bermanfaat bagi anda. Terimakasih…

Minum Kopi Bisa Memperpanjang Usia?

Minum Kopi Bisa Memperpanjang Usia

Minuman berkafein yang memiliki berjuta penggemar ini mengandung sejumlah manfaat mengejutkan yang telah terbukti secara ilmiah. Namun, penelitian lain menunjukan bahwa terlalu banyak kafein dapat membunuh hasrat seksual anda.

Tapi, ada kabar baik bagi para penggila espresso dan cappucino di luar sana. Penelitian menunjukkan bahwa minum lebih banyak kopi bisa membantu Anda untuk hidup lebih lama.

Penelitian yang diterbitkan di The Annals of Internal Medicine menunjukan bahwa peminum kopi reguler di 10 negara Eropa memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit hati, kecenderungan bunuh diri pada pria, kanker pada wanita, dan penyakit terkait peredaran darah. Selain itu, mereka yang minum tiga cangkir atau lebih kopi dalam sehari memiliki kemungkinan lebih kecil untuk meninggal di usia muda daripada mereka yang anti terhadap kopi.

Penelitian kedua-yang diterbitkan pada jurnal yang sama-menghasilkan kesimpulan serupa dengan fokus penelitian pada ras non-kulit putih. Peneltian tersebut menemukan bahwa mereka yang minum 2-4 cangkir setiap hari memiliki kemungkinan 18 persen lebih rendah terkena penyakit yang bisa menyebabkan kematian.

Veronica Wendy Setiawan, pemimpin dalam riset kedua, mengatakan bahwa bukan berarti minum kopi bisa menambah usia. Namun berpotensi menghindarkan seseorang dari penyakit yang terkait kinerja organ tubuh. “Kami tidak bisa mengatakan bahwa minum kopi bisa memperpanjang umur Anda, namun kami melihat hubungannya. Kopi memiliki banyak antioksidan dan senyawa phenolic yang memiliki peran penting dalam pencegahan kanker,” ujar peneliti dari University of Southern California itu.

Jika dalam kesempatan hidup yang anda miliki masih belum memikirkan untuk menikmati secangkir kopi, cobalah pertimbangkan kembali. Dengan catatan, dalam jumlah yang disarankan, karena apapun yang berlebihan, tentu memberi efek buruk bagi tubuh.

Berapa Lama Usia Pohon Kopi Sebenarnya?

Berapa Lama Usia Pohon Kopi Sebenarnya

Kopi termasuk salah satu tanaman yang berumur panjang. Seperti manusia yang tumbuh dan berkembang sedemikian rupa, kopi juga mengalami pertumbuhan dalam tahapan yang tak singkat. Lalu berapa lama usia pohon kopi sebenarnya?

Ketika saya meneguk secangkir kopi kadang saya berpikir berapa lama perjalanan kopi ini hingga sampai pada tegukan. Sebelum bertemu cangkir, kopi harus bertemu air pada proses seduh. Sebelumnya dia harus disangrai, lalu mundur kembali dia datang dari proses panjang para petani. Jauh sebelumnya dia lahir dan bertumbuh pada tanah. Hulu pada perjalanan kopi adalah bagian yang tak kalah penting. Tanaman ajaib ini seketika membuat saya ingin tahu seberapa lama satu pohon kopi mampu hidup dan menghasilkan buah ceri kopi?

Jauh sebelum pohon kopi bertumbuh ternyata bibit kopi harus ditanam pada pot-pot kecil. Dibutuhkan waktu (kira-kira tergantung pada daerah dan jenis kopinya) enam hingga delapan minggu untuk kemunculan satu tunas kecil. Sepasang daun tunas tumbuh dan masih membutuhkan 12 bulan lagi untuk tetap berada di dalam pot tersebut sebelum dipindahkan ke perkebunan. 12 bulan ini adalah saat penting yang mana tunas harus dilindungi dan dirawat karena merupakan cikal bakal sebuah pohon kopi yang sehat.

Setelah 12 bulan tunas yang sudah kokoh tersebut ditanam pada lahan perkebunan. Di sini pohon kopi muda membutuhkan waktu yang panjang yaitu sekitar tiga hingga empat tahun sebelum benar-benar menjadi pohon kopi dewasa yang siap menghasilkan bunga kopi. Lama usia satu pohon kopi mampu mencapai 100 tahun hanya saja mungkin produksinya tidak sebanyak dan kualitas cerinya tidak sebaik pohon kopi yang berusia di bawah 20 tahun.

Satu pohon kopi membutuhkan proses regenerastif agar tetap mampu menghasilkan ceri kopi yang baik dan berkualitas. Biasanya dilakukan penanaman kembali di tahun ke 15 – 20. Tetapi hal ini tidak berlaku untuk semua jenis kopi dan perkebunan kopi. Panjangnya usia pohon kopi dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya perawatan, standar penanaman yang berbeda-beda, jenis kopi, daerah tumbuhnya kopi, cuaca dan lain sebagainya.

Jadi kesimpulannya pohon kopi mampu bertahan hingga usia 100 tahun hanya saja tidak mampu berbuah seproduktif pohon kopi yang muda. Bisa jadi kopi yang kamu teguk sekarang berasal dari pohon kopi yang usianya melebihi umurmu, bukan? Siapa tahu.

Cara Merawat Tanaman Kopi agar Berbuah Lebat

Semakin banyak buah kopi yang sanggup diproduksi oleh suatu tanaman, maka akan semakin besar pula keuntungan yang bakal didapatkan. Itu sebabnya, banyak petani yang berlomba-lomba melakukan upaya perawatan sedemikian rupa agar tanaman kopi miliknya mampu berbuah lebat. Bagaimana cara merawat tanaman kopi agar berbuah lebat?

Cara Merawat Tanaman Kopi agar Berbuah Lebat

Inilah tahapan yang harus diperhatikan untuk meningkatkan produktifitas tanaman kopi: 

1 . Pemupukan

Tujuan dari pemupukan adalah untuk memenuhi kebutuhan hara yang diperlukan oleh tanaman kopi dan memperbaiki struktur kondisi media tanam. Apabila kebutuhan hara tersebut tidak terpenuhi, maka pertumbuhan tanaman akan terhambat, kurus, layu, dan tidak produktif. Pemupukan tanaman kopi harus dilakukan secara tepat, baik sesuai waktu, jenis, dosis, maupun cara pemberiannya. Biasanya frekuensi pemupukan ialah dua kali dalam setahun yakni pada awal dan akhir musim penghujan.

Berikut ini jadwal pemupukan untuk tanaman kopi :

  • Tahun pertama : Setiap tanaman diberikan pupuk sebanyak dua kali dalam setahun menggunakan urea 25 gram, SP-36 25 gram, dan KCI 20 gram.
  • Tahun kedua : Pemupukan dilakukan memakai urea 150 gram, SP-36 50 gram, dan KCI 40 gram per tanaman dengan siklus dua kali setahun.
  • Tahun ketiga : Pupuk yang digunakan pada tahap ini meliputi urea 75 gram, SP-36 70 gram, dan KCI 40 gram untuk setiap tanaman yang diberikan sebanyak dua kali per tahun.
  • Tahun keempat : Masing-masing pohon kopi ditaburi pupuk setahun dua kali dengan urea 100 gram, SP-36 90 gram, dan KCI 40 gram.
  • Tahun kelima hingga kesepuluh : Setiap dua kali dalam setahun setiap tanaman kopi dipupuk menggunakan urea 150 gram, SP-36 10 gram, dan KCI 60 gram.
  • Tahun kesepuluh dan seterusnya : Aplikasi pupuk dikerjakan sejumlah dua kali setahun dengan memakai urea 200 gram, SP-36 175 gram, dan KCI 80 gram.

2 . Pemangkasan

Pemangkasan dilaksanakan dengan menghilangkan beberapa bagian tanaman kopi yang dianggap berpenyakit, cacat, dan tidak produktif. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya produktifitas pohon kopi serta membersihkan gulma yang tumbuh di sekitarnya. Proses pemangkasan dapat dilakukan sebanyak dua kali setahun dan bisa dikerjakan bersamaan dengan penggemburan tanah.

Terdapat tiga jenis pemangkasan tanaman kopi yang perlu dilakukan antara lain pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi, dan pemangkasan pemudaan. Tinggi pangkasan bentuk pada pemangkasan bentuk berkisar antara 1,5-1,8 meter dengan melakukan pemangkasan cabang primer teratas sebanyak 1 ruas pada akhir musim penghujan. Sedangkan pelaksanaan pemangkasan produksi yakni membuang wiwilan yang tumbuh ke atas, cabang cacing, cabang balik, dan cabang yang terserang hama sebanyak 3-4 kali/tahun pada awal musim penghujan.

Sementara itu, pemangkasan pemudaan dikhususkan pada tanaman tua dan tingkat produksinya rendah dengan memotong miring batang setinggi 40-50 cm dari leher akar pada awal musim penghujan. Kemudian bekas potongan tersebut ditutupi aspal dan tanah di sekitarnya dicangkul lalu dipupuk. Pelihara hanya 1-2 tunas yang pertumbuhannya bagus, kemudian setelah dewasa tunas ini disambung dengan jenis kopi yang mutunya lebih bagus.

3.  Wiwilan

Supaya kopi dapat menghasilkan buah dengan kapasitas yang banyak perlu dilakukan juga tahap wiwilan. Pada dasarnya, ada dua macam wiwilan untuk tumbuhan kopi yaitu wiwil kasar dan wiwil halus. Wiwil kasar dikerjakan setiap bulan, sedangkan pelaksanaan wiwil halus sekitar 3-4 bulan sekali.

Caranya yaitu dengan membuang cabang yang pertumbuhannya kurang baik seperti tunas air, cabang kipas, dan kuping lowo. Perlu diketahui bahwa cabang-cabang ini membutuhkan suplai makanan yang sangat besar. Harapannya dengan melakukan wiwilan maka pertumbuhan tanaman secara generatif tidak terganggu sehingga mampu berbuah lebat, sehat, dan bernas.