Vietnam Jadi Raja Kopi Terbesar Kedua Dunia Usai Belajar dari RI

Vietnam Jadi Raja Kopi Terbesar Kedua Dunia Usai Belajar dari RI

Vietnam Jadi Raja Kopi Terbesar Kedua Dunia Usai Belajar dari RI – Indonesia diminta untuk terus menggenjot produksi kopi. Kini, angka produksi kopi Indonesia terus menurun bahkan sudah dikalahkan oleh Vietnam.

Baca juga : Pasuruan Akan Tambah UPH Untuk Perkuat Mutu dan Nilai Tambah Kopi

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan Vietnam saat ini telah menjadi produsen kopi terbesar kedua di dunia, di bawah negara Brasil. Dan tragisnya, dulu Vietnam justru pernah belajar dari Indonesia bagaimana cara menanam kopi.

“Padahal kita yang ajari mereka tanam kopi, mereka murid kita. Tapi sekarang produksi mereka 3 ton, kita 0.6 ton/tahun,” ucap Amran.

Amran juga sempat menceritakan pertemuannya dengan beberapa delegasi negara di World Coffee Producers Forum (WCPF) yang digelar di Kolombia, beberapa waktu lalu. Acara itu juga dihadiri oleh Presiden Kolombia Juan Manuel Santos dan mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton. Nama Indonesia sering disebut sebagai negara produsen kopi terbaik di dunia.

“Kami ketemu Presiden Kolombia, Bill Clinton, hadir presiden. Di pidatonya lima kali kopi Indonesia disebut,” ucap Amran.

Sedangkan Indonesia, kata Amran, saat ini turun peringkat di posisi empat, dari sebelumnya posisi kedua. Amran mengingatkan para petani untuk lebih berani meningkatkan produktivitasnya.

“Indonesia keempat, pertama Brasil, Vietnam lalu Kolombia. Kalau ini kita naik 1 ton saja, kita bisa posisi dua kalahkan Vietnam, pendapatan naik 500 – 600%. Kalau 2 ton, kita merajai kopi dunia,” jelasnya.

Amran menjelaskan, jika produktivitas ingin ditingkatkan, maka bibit kopi yang ditanam juga harus yang memiliki kualitas terbaik. Caranya, adalah dengan melakukan replanting (peremajaan lahan).

“Syaratnya adalah melakukan replanting. Hati-hati di bibit. Salah bibit penyesalannya lima tahun. Jangan sampai terhalang oleh kualitas bibit yang rendah,” ‎ungkapnya.

Author: jordan