Tiga Campuran yang Harus Dihindari Ketika Minum Kopi

Tiga Campuran yang Harus Dihindari Ketika Minum Kopi 1

Tiga Campuran yang Harus Dihindari Ketika Minum Kopi  – Bagi beberapa orang, pagi hari tanpa secangkir kopi merupakan suatu hal yang mustahil. Aroma segar kopi serta citarasanya yang nikmat dipastikan “menendang” andrenalin dan akan membuat Anda terjaga sepanjang hari.

Baca juga : Tips dan Trik Jika Ingin Membuat Kopi Hitam Sendiri

Ada cukup banyak jenis dan cara untuk meminum kopi, seperti espresso yang merupakan jenis kopi hitam murni, tanpa susu dan tanpa gula. Atau jenis kopi yang lebih ‘feminim’ seperti cappuccino dan macchiatto dengan kombinasi susu serta gula. Selain itu untuk alternatif yang lebih sehat beberapa orang juga mencampur kopi mereka dengan madu atau mentega.

Sebuah studi yang dilakukan oleh sebuah universitas di Amrika Serikat menyebutkan kalau kopi dengan susu dan gula terbukti tidak baik ibagi kesehatan. Salah satu anggota tim peneliti yang berforesi sebagi ahli kanker, Dmitri Alden mengatkan kalau penambahan pemanis pada kopi akan mengurangi manfaat sehatnya.

“Susu, gula dan krimer akan menambah kalori serta lemak dalam kopi. Dan itu merupakan kabar buruk bagi tubuh.” ungkap Arden seperti dilansir dari Daily Mael.

Berikut ini merupakan 3 hal yang tidak boleh dicampur dengan kopi jika Anda ingin mendapatkan menfaat maksimal dari kopi:

Krimer

dengan menambah 1 sendok krimer pada kopi memang akan emmbuat koi terasa lebih lembut. Tetapi krimer juga akan menambah asupan lemak dan gula yang tidak Anda butuhkan. hasil penelitian tim Alden menyebutkan kalau 1 sendok teh krimer mengandung 40 kalori, 2 gram lemak, dan 6 gram gula.

Susu Skim

Alternatif lain untuk mengurangi rasa pahit kopi adalah dengan menambah susu skim. Padahal susu skim mengandung gula dan lemak yang tinggi. Konsusmsi susuu skim dalam jumlah banyak dapat meningkatkan resiko diabetes dan obesitas. Begitu juga kalau susu itu dicampurkan ke dalam kopi.

Gula

Cara meminum kopi yang menjadi favorit orang Indonesia adalah nagitel alias panas, legi (manis), dan kental. tetapi gula malah akan menjadi pemicu utama diabetes dan obesitas pada sejumlah peminum kopi. Jika tak terbiasa meminum kopi pahit, mengurangi jumlah gula di secangkir kopi dapat menurunkan resiko terjadinya diabetes.

Author: jordan