Resmi! Uni Eropa Lindungi Kopi Arabika Gayo

Resmi Uni Eropa Lindungi kopi Arabika Gayo

Resmi! Uni Eropa Lindungi Kopi Arabika Gayo – Untuk pertama kalinya dalam sejarah Uni Eropa menambahkan produk Indonesia ke daftar kualitas Protected Geographical Indications/PGI (Indikasi Geografis Terlindungi, red).

Baca juga : 4 Jenis Minuman Kopi Untuk Kalian yang Tidak Terlalu Suka Kopi

“Komisi telah menyetujui penambahan produk pertama dari Indonesia ke dalam daftar kualitas Indikasi Geografis Terlindungi,” demikian bunyi rilis resmi Uni Eropa.

Produk yang dimaksud adalah Kopi Arabika Gayo, negara asal: Indonesia, nomor berkas: ID/PGI/0005/02115, jenis produk: Kelas 1.8 produk-produk lain Lampiran I Traktat (rempah-rempah dll), tanggal didaftarkan: 26.01.2016, tanggal Publikasi: 01.11.2016, tanggal terdaftar: 23.05.2017.

Produk ini mendapat keuntungan dari proteksi dan nilai tambah pasar yang sama dengan produk lainnya yang dilindungi oleh UE.

Dengan masuknys produk Kopi Arabika Gayo ke dalam daftar kualitas PGI, maka saat ini sudah ada 23 indikasi geografis yang berasal dari 10 negara ketiga lain yang terdaftar termasuk Indonesia.

Kopi Arabika Gayo merupakan kopi dari spesies Arabika yang dibudidayakan di dataran tinggi Gayo, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Indonesia. Pengaruh alam serta manusia menjamin kualitas dan reputasi dari produk ini. Kopi tumbuh dalam kondisi kelembaban, dataran tinggi, dan intensitas cahaya rendah, yang menghasilkan proses pematangan lebih lambat.

Produsen yang mengolah kopi secara tradisional menggunakan tanah yang tak teririgasi dan menyuburkan tanahnya dengan memberi pupuk organik. Denominasi ini akan ditambahkan ke dalam daftar lebih dari 1.395 produk yang telah terlebih dulu dilindungi.

Ini berarti para petani Kopi Arabika Gayo di Aceh mendapat perlindungan eksklusif, daerah lain di mana pun tak boleh memberi nama kopinya sebagai Kopi Gayo Aceh, sebagaimana eksklusifnya champagne Prancis, Keju Gouda Belanda, dan Keju Edam Belanda.

Author: jordan