Pemerintah Optimis Kopi Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global

Pemerintah Optimis Kopi Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global

Pemerintah Optimis Kopi Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global – Beragam produk kopi yang berasal dari Indonesia dinilai menjadi peluang emas bagi agroidustri kopi di Indonesia untuk bersaing di pasar global. Saat ini Indonesia menjadi negara terbesar ke 3 penghasil kopi, setelah Brasil dan Vietnam.

Baca juga : Ternyata 30 Menit Sebelum Olahraga Jadi Waktu Terbaik Minum Kopi

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato mengatakan kalau Indonesia mampu memproduksi rata-rata 685.000 ton kopi per tahun. Jumlah itu merupakan 8,9 persen dari jumlah total produksi kopi dunia.

“Kita juga memiliki berbagai jenis kopi specialty yang dikenal di dunia, termasuk kopi luwak dengan rasa dan aroma khas sesuai indikasi geografis yang menjadi keunggulan Indonesia. Sehingga kita perlu memacu produksi dan daya saing kopi kita,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulisnya.

Untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing kopi nasional, Kemenperin memberikan bantuan fasilitas berupa peralatan produksi dan juga peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang ada di Industri Kecil Menengah (IKM) Kopi Nasional.

“Kami berharap, program ini memberikan kontribusi signifikan untuk mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi skala IKM,” ujarnya.

Menteri Airlangga memberikan bantuan peralatan pengolahan kopi buatan dalam negeri kepada Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian Kabupaten Tanggamus, Lampung. Peralatan itu antara lain mesin roaster, mesin giling biji kopi, thermo digital, coffee drip, timbangan digital, coffee filter dan kettle drip.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, mengatakan kalau kementerian akan melakukan pengembangan SDM industri kopi di 13 sentra penghasil kopi.

Ada beberapa pengembangan SDM yang akan dilakukan oleh kementerian, antara lain kegiatan pengolahan green bean, roasting sampai produk kopi murni dan diversifikasi produk kopi.

Gati mengatakan Direktorat Jenderal IKM akan melakukan serangkaian pembinaan untuk komoditas kopi, mulai dari sertifikasi mutu, bimbingan teknis, dan bantuan alat roasting di beberapa daerah.

Daerah-daerah itu antara lain Kabupaten Timika di Papua, Kabupaten Sumbawa di NTB, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, di Jambi, Kabupaten Tanggamus di Lampung, Bandung di Jawa Barat, serta DKI Jakarta.

“Program tersebut diikuti kurang lebih 85 orang peserta dan memfasilitasi kurang lebih sebanyak 16 paket mesin peralatan,” tambahnya.

Author: jordan