Kopi Sanger, Kopi Susu atau Cappucino ala Aceh

 

Kopi Sanger, Kopi Susu atau Cappucino ala Aceh

Kopi Sanger, Kopi Susu atau Cappucino ala Aceh – Selain menjadi tempat asal dari kopi premium yang sudah mendunia, yaitu kopi Gayo, Aceh juga mempunyai budaya minum kopi yang sudah sangat melekat di masyarakat lokal. Bahkan, kebiasaan minum kopi itu sudah dilakukan sejak zaman kesultanan Aceh pada puluhan tahun lalu.

Berbagai kedai kopi bisa ditemukan di berbagai penjuru kota, dan hampir seluruhnya menyajikan beragam menu minuman kopi. Tidak hanya kopi Gayonya saja yang nikmat, tapi ternyata ada minuman kopi Aceh lain yang tidak kalah nikmat dengan cita rasa yang autentik, bahkan bisa dibilang unik, yaitu Kopi Sanger.

Terdiri dari campuran antara kopi hitam dan susu kental manis yang dicampur dengan gula, biji kopinya sendiri berjenis kopi arabika atau robusta. Kopi ini dijuluki sebagai cappucino ala Aceh, dan kopi ini memiliki nayak buih dengan warna kecoklatan.

Nama kopi Sanger yang unik ternyata mempunyai cerita tersendiri. Kata ‘sanger’ berasal dari bahasa Aceh, ‘sanggeng’, yang memiliki arti bodoh karena takarannya yang lebih sedikit jika dibandingkan kopi susu pada umumnya.

Dan, istilah ‘sanggeng’ sendiri bergeser menjadi ‘sanger’ karena pada tahun 1990-an, ketika pertama kali muncul, harga kopi Sanger sangatlah murah dan pas di kantong mahasiswa, sehingga dijuluki sebagai kopi ‘sama-sama ngerti’ yang disingkat ‘sanger’.

Aroma kopi saring terasa sangat harum dan semerbak. Cita rasanya sendiri juga sangat nikmat, sangat mirip kopi susu, tetapi dengan cita rasa kopi yang kuat dan rasa manis yang pas.

Menjadi salah satu minuman kopi khas dari Aceh, kenikmatan kopi Sanger sudah melekat di hati masyarakat dari berbagai kalangan usia, baik tua maupun muda. Apakah tertarik untuk mencicipinya?

Author: jordan