Indonesia Akan Menjadi Produsen Kopi Terbesar Kedua di Dunia

Indonesia Akan Menjadi Produsen Kopi Terbesar Kedua di Dunia

Indonesia Akan Menjadi Produsen Kopi Terbesar Kedua di Dunia – Saat ini Indonesia masih menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia dengan ada di peringkat keempat. Peringkat pertama masih diduduki oleh Brasil, lalu disusul secara berturut-turut Vietnam dan Kolombia di peringkat 2 dan 3.

Baca juga : Kopi Luwak Asli Wonosalam Jombang yang Nikmatnya Terkenal Hingga Luar Negeri

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menganggap produksi kopi Indonesia masih bisa ditingkatkan. Untuk saat ini, Kementerian Pertanian mencatat produksi kopi Indonesia mencapai 643.857 ton per tahun. Dan dari jumlah itu, sebanyak 73,57 persen atau 473.672 ton merupakan jenis kopi robusta sementara sisanya sebanyak 26,43 persen atau 170.185 ton adalah kopi arabika.

“Yang nomor satu dunia itu Brasil, peringkat 2 Vietnam, kemudian Kolombia, lalu Indonesia. Nah ini ke depan doakan akan ubah ada dua hal pertama adalah varietas harga yang bagus adalah itu arabika harganya lagi bagus dua kali lipat,” ujar Amran.

Amran mengatakan, pemerintah akan terus meningkatkan produksi kopi Indonesia. Dengan begitu, Amran optimistis Indonesia akan menjadi raja produsen kopi terbesar kedua di dunia, menggeser Vietnam.

“Sekarang ini kan produksi kita 0,6 ton kami ingin naikkan 1 ton, kita akan bertengger di posisi nomor dua dunia. Enggak usah dulu 2 ton, 1 ton aja dulu. Kalau kita kejar dulu kita berada pada posisi 2 dunia,” terangnya.

Selain itu, pemerintah juga mempunyai strategi untuk meningkatkan produksi kopi jenis Arabika. Alasannya, permintaan pasar dunia untuk kopi arabika jauh lebih besar jika dibandingkan robusta.

“Robusta itu harganya di bawah sedangkan kita robusta itu 90 persen kami akan turunkan, kita upayakan 50 persen turun populasinya. Kita tingkatkan populasi arabika kemudian dorong arabika kemudian robusta turunkan komposisinya,” ucap Amran.

Untuk merealisasikan rencananya ini, Kementan akan mengajak Kementerian Pertanian Vietnam. Indonesia hanya sekadar ingin mengetahui bagaimana cara Vietnam meningkatkan produksi kopi mereka.

“Kami diskusi dengan mereka (Vietnam) kami sampaikan. Ada delegasi dari Indonesia empat sampai 6 orang khusus untuk melihat bagaimana produktivitasnya di sana. Tahu produktivitas mereka? 2,8 sampai 2,5 sampai 3 ton per hektare. Ingat karet dulu kita ajari mereka, sekarang kita gantian,” tandas Amran.

Author: jordan