Benarkah Hirup Aroma Kopi Bisa Membuat Tubuh Lebih Tenang?

Benarkah Hirup Aroma Kopi Bisa Membuat Tubuh lebih Tenang

Benarkah Hirup Aroma Kopi Bisa Membuat Tubuh Lebih Tenang? Kopi terkenal dengan kandungan kafeinnya yang dipercaya dapat mengusir rasa kantuk. Walaupun sering dijadikan sebagai teman begadang, tapi kopi sepertinya bukan minuman yang tepat untuk orang yang mengalami stres karena kurang tidur.

Baca juga : Nasionalisme Kopi Ala Presiden Jokowi

Beberapa penelitian menyebutkan kalau meminum kopi ketika sedang stres justru bisa meningkatkan tekanan yang dirasakan. Karena itu, mereka yang kurang tidur atau mengalami insomnia tak diperkenankan meminum kopi.

Walaupun kopi bisa meningkatkan stres pada beberapa orang tertentu, tapi tahukah kamu kalau aroma kopi malah memberikan efek sebaliknya?

Menghirup aroma kopi ternyata dipercaya bisa menurunkan tingkat stres seseorang. Tak perlu menyeruputnya, kamu hanya perlu menghirup kopi sebagai obat pereda stres. Beberapa peneliti juga menilai jika aroma kopi yang dihirup bisa menimbulkan efek menenangkan pada tubuh, sehingga mereka yang mengalami insomnia bisa menerapkan metode ini dalam mengobati gangguan tidur mereka.

Lantas, bagaimana hal ini bisa terjadi?

Sebuah penelitian yang diketuai Han-Seouk Seo, pada tahun 2008 silam menemukan hasil jika aroma kopi bisa mempengaruhi gen serta protein yang ada pada otak. Peneliti yang berasal dari Seoul National University itu menggunakan tikus sebagai media uji coba.

Tikus laboratium diuji coba oleh Seo dan tim untuk melihat reaksi dari hewan pengerat tersebut pada aroma kopi yang ditimbulkan. “Ada beberapa penelitian lain yang juga meneliti hal yang sama, yaitu efek dari sebuah aroma kopi,” tulis Han-Seouk Seo pada jurnal penelitiannya.

“Penelitian ini merupakan usaha pertama kami dalam menjelaskan pengaruh dari aroma biji kopi pada gangguan tidur, seperti kurang tidur serta termasuk dalam mengurangi tingkat stres pada otak tikus,” tulisnya lebih lanjut.

Seo dan peneliti lain yang berasal dari Jepang serta Jerman menggunakan biji kopi Kolombia yang sudah dipanggang sebagai alat uji coba. Penelitian ini melibatkan beberapa tikus dengan memisahkannya ke dalam 2 kelompok.

Kelompok pertama diisi oleh tikus dengan kondisi normal dan stres akibat kurang tidur. Sedangkan kelompok kedua diisi oleh dua jenis tikus yang sama, namun bedanya kelompok ini dibiarkan menghirup aroma biji kopi yang telah disangrai.

Kedua kelompok ini lalu dibandingkan. Dan hasilnya, kelompok tikus yang menghirup aroma biji kopi menunjukkan perubahan aktivitas gen yang berbeda. Hasil ini juga menunjukkan jika kadar sejumlah protein pada otak ikut berubah dengan cara yang bisa memberikan efek menenangkan atau memiliki fungsi sebagai antioksidan.

Walaupun demikian, bukan berarti otak manusia sama dengan otak tikus yang diuji coba. Penelitian ini masih membutuhkan uji coba lebih lanjut untuk mencari bukti lain yang mendukung.

Jika kamu penasaran dan ingin membuktikannya, maka kamu bisa mencoba meletakkan biji kopi yang telah disangrai dekat dengan tempat tidurmu. Lalu cobalah hirup biji kopi ini di pagi hari ini untuk mengetahui, apakah benar aromanya bisa membuat kamu lebih tenang atau tidak.

Author: jordan