4 Cara Presiden Jokowi Tingkatkan Industri Kopi Lokal

4 Cara Presiden jokowi Tingkatkan Industri Kopi Lokal

4 Cara Presiden Jokowi Tingkatkan Industri Kopi Lokal – Presiden Jokowi mengungkapkan sebenarnya banyak sekali ragam kopi asli asal Indonesia. Jokowi pun memiliki sejumlah cara mengembangkan industri kopi lokal. Cara pertama, memperkenalkan brand lokal dengan intens.

Baca juga : 4 Manfaat Kopi Untuk Kesehatan Kulit

“Ini yang namanya kopi dari barat, Sabang sampai ke timur, Merauke itu banyak sekali. Mulai kopi Gayo, Mandailing, Lampung, Jawa Barat, ini Kintamani ada paling timur kopi Wamena dan di daerah lain. Ini akan mulai kita kenalkan. Brand lokal, brand lokal sekali lagi,” ucap Jokowi di Istana Negara

Tidak hanya mengembangkan kopi, Jokowi menilai pengembangan barista juga harus menjadi prioritas. Maka, strategi kedua Jokowi adalah mengembangkan barista lokal. Training terhadap barista, ungkap Jokowi, tidak perlu lama. Bisa empat hari atau seminggu agar mereka bisa mengolah kopi yang dihasilkan di Indonesia.

“Kopi dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote yang ingin saya sampaikan barista-barista ini penting sekali. Diperbanyak training-training barista,” lanjut dia.

“Saya kemarin melihat di Jember juga hal yang sama sudah mulai memberikan training-training singkat ada empat hari, ada seminggu, yang penting adalah bagaimana produk kopi ini tidak dijual mentahan,” ucap Jokowi.

Jika barista di Indonesia semakin banyak, Jokowi yakin nantinya mereka bisa dikirim ke Timur Tengah untuk mempromosikan kopi negeri sendiri.

“Dengan barista-barista semakin banyak nanti yang dikirim misalnya ke Timur Tengah itu adalah barista. Terutama negara-negara yang memiliki kegemaran ngopi, kopinya dari sini ada, baristanya siap, ini akan kita garap besar-besaran,” paparnya.

Sehingga nantinya barista itu bisa membuat usaha sendiri. Misalnya saja bisa membuat usaha kopi di rumah atau di cafe-cafe.

“Bisa saja menjadi barista di rumah-rumah pribadi, barista di cafe cafe. Itu kira-kira goalnya. Yang paling penting kopinya dicoba dulu. Ini kopi Kintamani,” imbuh Jokowi.

Cara ketiga, adalah menyajikan kopi lokal bagi tamu negara di Istana. Jokowi juga menegaskan, kopi-kopi asal Nusantara nantinya akan diperkenalkan ke tamu-tamu negara. Menurut Jokowi, semua kopi yang berasal dari Indonesia tidak ada yang tak enak.

Namun Jokowi mengaku bahwa dirinya tidak terlalu sering minum kopi. Karena ia lebih sering minum teh dan jamu.

“Kita ingin mengenalkan brand lokal dengan bahan baku kopi 100 persen dari negara kita Indonesia. Rasanya silakan pesan langsung ya. Semuanya enak. Nyoba kopi Gayo, enak, nyoba kopi Mandailing, enak, nyoba kopi Wamena, enak, kemarin nyoba kopi Jember, enak,” tambahnya.

Strategi terakhir, Jokowi akan sering nongkrong di kedai kopi lokal. Hal ini demi memastikan kopi lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Contohnya, Jokowi pernah mengunjungi Cafe Tuku yang kopinya berasal dari Indonesia dan diolah oleh anak-anak muda.

“Itu sebabnya saya datang misalnya ke Tuku. Saya ingin memastikan kenapa kopi-kopi dengan brand lokal dan dikerjakan anak-anak muda ini membangun brandnya berhasil. Pertama karena harganya kompetitif, rasanya enak dan pas, harganya lebih murah udah itu aja,” tuturnya.

Author: jordan